Rabu, 10 November 2010
Pelangi di matamu
Saat lagi kelam,
Memberikan kegelapan pada bumi,,
Layaknya hati seseorang
Saat hatinya kelam
Gelap gulita menyelimutinya
Kehampaan,Keputusasaan,Kekhawatiran,Kemarahan,Kegundahan,Kesedihan,Kepedihan berkelut menjadi satu
Semua itu membentuk sebuah awan hitam kelam besar,
Ingin dia menahannya
Ingin dia menahan
Ingin dia bertahan
Namun apa daya
Dia hanya seorang manusia biasa yang tak tahu apa apa
Pasti ada kalanya dia menumpahkan awan kelam itu.
Saat ini pun juga,bulir-bulir air layaknya sebuah intan permata
Membasahi kedua pipi mungilnya.
Menangisi semua kepedihannya.
Karena mengingat kejadian yang tak akan di lupakannya.
Namun dia lupa satu hal
Dia mempunyai teman
Teman yang selalu ada
Saat suka maupun duka
Menghiburnya saat dia sedih
Tertawa bersamnya saat dia gembira
Membujuknya saat dia marah
Melindunginya saat dia takut
Mendukung apapun yang dia lakukan
Teman laksana cahaya matahari
Cahaya yang memberikan kehidupan
Cahaya yang memberikan keteduhan
Cahaya yang memberikan petunjuk
Seketika itu pun juga
Hujan yang turun tiba-tiba,reda karenanya
Mata yang tadinya basah karena hujan
Berubah menjadi mata yang teduh ,dan reda
Ada cahaya yang masuk ke mata itu
Dan membentu sebuah PELANGI
Label: puisiku
0 Comments:
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)
believe






